Rabu, 27 September 2017

CHAPTER I : PENGANTAR SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER



CHAPTER I 

PENGANTAR SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER



I.     PENDAHULUAN
            Informasi adalah adalah salah satu sumber daya yang tersedia bagi manajemen. Informasi dapat dikelola seperti halnya sumber daya yang lain, dan perhatian pada topic ini bersumber dari dua pengaruh, yaitu :
a.       Bisnis telah menjadi semakin kompleks.
b.      Komputer telah mencapai kemampuan yang semakin baik.
Output  informasi dari computer digunakan oleh para manajer, non-manajer, serta orang -orang dan organisasi – organisasi dalam lingkungan perusahaan. Dengan adanya pengelolaan informasi yang baik, hal ini dapat sangat bermanfaat bagi seorang manajer. Misalnya saja manajer suatu kios majalah, dia dapat mengelola usahanya dengan mengamati aktiva yang berwujud seperti barang dagangan, ruangan, cash register, dan arus pelanggan. Namun apabila seorang manajer memiliki skala usaha yang lebih besar dengan ratusan pekerja dan tingkat operasi yang besar diberbagai negara, maka seorang manajer sudah tidak dapat mengandalkan pengamatan dalam mengawasi usahanya, tetapi mereka harus lebih mengandalkan informasi.

II.  MANAJEMEN INFORMASI
1. Jenis – jenis Utama Sumber Daya , Manajer bertugas dalam mengelola sumber daya agar dapat digunakan dengan cara yang paling efektif. Sumber daya tersebut digolongan menjadi dua, yakni :
a.   Sumber daya fisik : sember daya ini dikatakan sumber daya fisik ( berwujud ) karena mereka ada secara fisik dan dapat disentuh.
b.   Sumber daya konseptual : sumber daya ini dikatakan sumber daya konseptual karena mereka tidak memiliki wujud, namun sumber daya ini sangat dibutuhkan untuk mengelola sumber daya fisik ( berwujud ).


Adapun lima jenis utama sumber daya yang dikelola oleh manajer antara lain  :



2. Manajemen Sumber Daya : sumber daya di peroleh dan disusun agar siap digunakan saat dibutuhkan. Penyusunan ini di perlukan dengan tujuan agar sumber daya dapat digunakan secara lebih efektif sehingga tidak merugikan perusahaan. Secara singkat proses manajemen sumber daya ini dapat terlihat dalam skema di bawah ini :


Gambar 1.1 Siklus Sumber Daya

3. Lalu Bagaimana Informasi Dikelola ?. Secara garis besar proses pengelolaan informasi melalui beberapa tahapan. Untuk mempermudah memahaminya maka cara pengelolaan informasi tersebut dapat dilihat dalam tahapan dibawah ini :

Gambar 1.2 Tahap Pengelolaan Informasi



III.         PERHATIAN PADA MANAJEMEN INFORMASI

1.      Kompleksitas Kegiatan Bisnis Yang Meningkat, bisnis memang selalu kompleks, namun sekarang ini lebih kompleks dari pada sebelumnya. Adapun kompleksitas yang mengenai perusahaan saat ini adalah sebagai berikut :
a. Pengaruh ekonomi internasional, pengaruh ini dapat terlihat pada nilai relatif mata uang dari setiap negara ( kurs mata uang ).
b. Persaingan dunia, pada saat ini perusahaan tidak lagi bersaing dalam wilayah geografis sendiri, namun sudah bersaingan secara global ( skala dunia ).
c. Kompleksitas teknolohi yang meningkat, adanya teknolgi yang meningkat dapat membantu sebuah perusahaan untuk bekerja secara lebih efektif dan efisien.
d. Batas waktu yang singkat, kegiatan bisnis sekarang ini dapat dilaksanakan secara lebih singkat dari pada sebelumnya. Contohnya dengan adanya online shop seperti Tokopedia dapat mempermudah seseorang dalam membeli sesuatu tanpa harus keluar rumah.
e. Kendala – kendala sosial, terkadang produk dan jasa yang dihasilkan oleh sebuah perusahaan tidak diinginkan oleh masyarakat. Sehingga dalam pembuatan produk dan jasa harus didasarkan pada kebutuhan masyarakat.

2.     Kemampuan Komputer Yang Semakin Baik, Pada tahun 1950-an sebuah komputer dapat memiliki ukuran yang sangan besar dan membutuhkan banyak tempat, selain itu pihak yang dapat menggunakan komputer hanya terbatas pada spesialis komputer saja sehingga penggunanya sangatlah terbatas. Namun hal tersebut sangatlah berbeda dengan kondisi saat ini, bentuk perangkat komputer berukuran kecil sehingga tidak membutuhkan banyak tempat, bahkan dengan perkembangan zaman dan teknologi yang semakin maju bentuk perangkat komputer dapat disederhadakan sehingga dapat dibawa kemana saja. Sehingga memungkinkan setiap orang untuk memiliki komputer pribadi, hal tersebutlah yang membuktikan bahwa kemampuan komputer saat ini mengalami perbaikan yang sangat pesat dibanding pada tahun 1950-an.

IV.       PARA PEMAKAI INFORMASI
Kita mengetahui bahwa awalnya para pemakai output komputer pada sebuah perusahaan hanya terbatas pada pegawai administrasi di bagian akuntansi yang komputernya telah terpasang aplikasi seperti, pembayaran gaji, pengelolaan persediaan, dan penagihan.  Meskipun sebagian informasi juga disediakan bagi para manajer namun hal tersebut hanya sebagai produk sampingan dari aplikasi akuntansi. Gagasan penggunaan komputer sebagai suatu sistem informasi manajemen    (SIM) merupakan suatu terobosan yang sangat besar bagi sebuah perusahaan. Adanya SIM tidak hanya memberikan manfaat bagi manajer namun SIM juga memberikan manfaat bagi beberapa pihak (pemakai komputer), pihak-pihak tersebut antara lain :

a.       Manajer, seperti : Manajer keuangan dan manajer produksi
b.      Non-Manajer, seperti : Karyawan, Pelanggan, dan Para Pemegang Saham
c.    Orang-orang dan organisasi dalam lingkungan perusahaan, seperti : pemerintah (berkaitan dengan jumlah pajak).


Fungsi – fungsi Manajemen, menurut Henry Fayol seorang ahli manajemen yang berkebangsaan prancis, beliau mengungkapkan bahwa fungsi manajemen yang utama ada lima, yaitu :





1.      Peran-peran Manajerial, menurut Henry Mintzberg seorang profesor pada McGill University di kanada, beliau mengungkapkan bahwa ada tiga peran manajerial, yaitu :



1.      Keahlian Manajemen, seorang manajer yang berhasil harus memiliki keahlian dalam berbagai hal, namun secara mendasar seorang manajer harus mampu menguasai dua keahlian utama, yaitu :

a.    Keahlian Komunikasi, manajer menerima dan mengirimkan informasi dalam bentuk lisan dan tulisan. Seorang manajer dituntut untuk bisa berkomunikasi dengan baik terutama dengan rekan bisnisnya, karena dengan komunikasi yang baik diharapkan dapat memberikan suatu keuntungan tersendiri bagi seorang manajer.
b.   Keahlian Pemecahan Masalah, dalam dunia bisnis pastilah setiap manajer menghadapi sebuah permasalahan sehingga membutuhkan suatu pemecahan dari masalah tersebut. Sehingga manajer dituntut untuk dapat menyikapi sebuah permasalah dengan baik dengan begitu diharapkan manajer dapat mengambil keputusan yang paling tepat dari setiap permasalahan yang terjadi.

2.      Pengetahuan Manajemen, seorang manajer haruslah memiliki pengetahuan yang luas dalam berbagai bidang terutama hal-hal yang berkaitan dengan bisnisnya. Namun ada dua kunci yang harus diketahui oleh seorang manajer agar dapat menggunakan komputer ( SIM ) :

a. Mengerti Komputer, apabila seorang manajer ingin mengakses tentan sistem informasi manajemen tentulah hal pertama yang harus ia mengerti adalah cara menggunakan komputer tersebut.
b. Mengerti Informasi, selain harus mengerti komputer seorang manajer juga harus mengerti tentang informasi meliputi bagaimana penggunaan sebuah informasi dalam upaya pemecahan suatu permasalahan.

V.         MANAJER DAN SISTEM
¨      Sistem adalah sekelompok elemen-elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan.
¨      Elemen – Elemen Sistem, semua sistem tidak memiliki kombinasi elemen-elemen yang sama. Umumnya elemen sistem terdiri dari dua hal yakni input dan output, namun diantara kedua elemen tersebut terdapat satu elemen pendukung yang disebut dengan elemen transformasi yang didukung oleh mekanisme kontrol. Mekanisme kontrol ini memantau suatu transformasi guna meyakinkan bahwa sistem tersebut dapat memenuhi tujuannya.
¨      Sistem Terbuka dan Sistem Tertutup, sistem terbuka adalah suatu sistem yang dihubungkan melalui arus sumber daya, sedangkan sistem tertutup merupakan kebalikan dari sistem terbuka yakni suatu sistem yang tidak dihubungkan dengan lingkungannya.
¨      Subsistem, subsistem adalah sistem yang berada dalam suatu sistem lain atau sistem bahwahan dari sistem yang lain. Misalnya mobil adalah suatu sistem yang terdiri dari beberapa sistem yakni sistem mesin, sistem kerangka dan lainnya.
¨      Supersistem, supersistem adalah bagian dari suatu sistem yang lebih besar.
¨      Pentingnya Suatu Pandangan Terhadap Sistem, pandangan ini bertujuan untuk :
a.   Mencegah manajer tersesat dalam kompleksitas struktur organisasi dan rincian perusahaan.
b.  Menyadari perlunya memiliki tujuan-tujuan yang baik.
c.   Menekankan pentingnya kerjasama semua bagian dalam organisasi.
d.  Mengetahui keterkaitan organisasi dengan lingkungannya.
e. Memberikan penilaian yang tinggi pada informasi umpan balik yang hanya dapat di capai dengan cara sistem lingkaran tertutup.

VI.      KECENDERUNGAN END USER COMPUTING
-          End User Computing adalah pengembangan seluruh atau sebagian sistem berbasis komputer oleh para pemakai.
-          4 Pengaruh Yang Mendorong End User Computing, yaitu :
1.      Meningkatnya pengetahuan tentang komputer.
2.      Antrian jasa informasi
3.      Perangkat keras murah
4.      Perangkat lunak jadi
-     Peran Spesialis Informasi dalam End User Computing, para pemakai tidak perlu bertanggung jawab penuh dalam pengembangan sistem tetapi mereka harus melakukan sebagian pengembangan sistem. Pemakai akan bekerjasama dengan spesialis informasi bersama-sama mengembangkan sistem.
VII.  MENJUSTIFIKASI CBIS
Tanpa memandang apabila spesialis informasi atau pemakai yang mengembangkan aplikasi, CBIS harus dinilai dengan cara yang sama seperti investasi besar lain dalam perusahaan. Walaupun komputer tidak memotong biaya administrasi seperti yang direncanakan . karena sukarnya mengukur nilai CBIS perusahaan sangat berhati-hati dalam membuat keputusan untuk menerapkan sistem seperti itu.

VIII. MENCAPAI, MENGELOLA DAN MENEMPATKAN CBIS
-       Dalam mencapai CBIS mempunyai suatu siklus tersendiri dalam pembentukannya, dari proses perencanaan sampai penggunaan, kadaluarsa dan kemudia di proses dari awal lagi. Proses atau siklus tersebut dapat terlihat dalam bagan di bawah ini :


-        Seiring perkembangannya CBIS, manajer merencanakan siklus kehidupan dan mengatur para spesialis yang terliba. Setelah penerapan manajer mengendalikan dan mengelola CBIS untuk memastikan bahwa sistem tersebut terus menyediakan dukungan yang diharapkan.

Semoga Bermanfaat... 😊😊





1 komentar: