DAMPAK
TEKNOLOGI INTERNET DALAM KEHIDUPAN MANUSIA
Internet
adalah jaringan komputer yang terhubung secara internasional dan tersebar di
seluruh dunia. Jaringan ini meliputi jutaan pesawat komputer yang terhubung
satu dengan yang lainnya dengan memanfaatkan jaringan telepon ( baik kabel
maupun gelombang elektromagnetik). Jaringan jutaan komputer ini memungkinkan
berbagai aplikasi dilaksanakan antar komputer dalam jaringan internet dengan
dukungan software dan hardware yang dibutuhkan. Untuk bergabung dalam jaringan
ini, satu pihak ( dalam hal ini provider ) harus memiliki program aplikasi
serta bank data yang menyediakan informasi dan data yang dapat di akses oleh
pihak lain yang tergabung dalam internet. Pihak yang telah tergabung dalam
jaringan ini akan memiliki alamat tersendiri ( bagaikan nomor telepon ) yang
dapat dihubungi melalui jaringan internet. Provider inilah yang menjadi server
bagi pihak-pihak yang memiliki personal komputer ( PC ) untuk menjadi pelanggan
ataupun untuk mengakses internet.
Sejalan
dengan perkembangan zaman, kemajuan teknologi internet juga semakin maju.
‘Internet’ adalah jaringan komputer yang dapat menghubungkan suatu komputer
atau jaringan komputer dengan jaringan komputer lain, sehingga dapat
berkomunikasi atau berbagi data tanpa melihat jenis komputer itu sendiri. Pada
tahun 1999, jumlah komputer yang telah dihubungkan dengan internet di seluruh
dunia mencapai lebih dari 40 juta dan jumlah ini terus bertambah setiap hari.
Saat ini jumlah situs web mencapai jutaan, bahkan mungkin trilyunan, isinya
memuat bermacam-macam topik.
Setiap
inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Memberikan
banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia.
Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang
dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini.
Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat
positif, di sisi lain juga juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif.
Karena itulah, pada tulisan ini ada beberapa dampak-dampak positif dan negatif
dari kemajuan teknologi dalam kehidupan manusia, antara lain :
Dampak positif :
- Kita dapat menyelesaikan pekerjaan dengan semakin mudah dibantu perangkat teknologi yang semakin berkembang dan mudah digunakan.
- Kita dapat berkomunikasi dengan orang lain dengan fasilitas e-mail, chat, sampai komunikasi secara langsung (pembicaraan) sekalipun melalui internet.
- Munculnya bermacam macam komunitas dari internet itu sendiri.
- Kita dapat dengan mudah mencari informasi yang kita butuhkan. Apalagi dengan adanya bantuan web search engine seperti google search/yahoo searh dsb.
- Kita dimungkinkan berbelanja melalui media internet.
- Seiring berkembangnya bahkan internet dapat kita akses di genggaman tangan kita sendiri yaitu dengan media handphone ini sangat positif karena akses internet dapat kita lakukan dengan mudahnya serta dengan tarif yang relatif sangat murah pula, dsb.
Dampak negatif :
- Munculnya para penipu yang memanfaatkan internet.
- Munculnya budaya plagiarisme. Dengan mudahnya informasi di cetak ulang tanpa izin dari pemberi informasi atau tanpa menulis sumbernya. Hal ini sudah biasa kita sebut 'copast' copy paste.
- Munculnya pornografi/konten konten dewasa, yang menjadi sisi negatifnya adalah dengan mudahnya pornografi/konten dewasa diakses anak anak dibawah umur.
- Munculnya pencurian dengan mengambil/menghack. Mungkin ini merupakan kesenangan atau kelebihan ilmu si pencuri namun tetap saja pencurian itu tidak dibenarkan.
- Dengan semakin mudahnya berbelanja lewat internet kita dapat meningkatkan budaya konsumsi yang menimbulkan sifat boros dan tentu berefek tidak baik untuk kantong, dsb.
Dilihat dari segi Sosial
Budaya :
TIK memegang peranan yang
besar terhadap aktivitas kehidupan manusia. Salah satu aktivitas tersebut
adalah dalam bidang sosial dan budaya. Bidang ini erat kaitannya dengan
hubungan timbal balik manusia dengan lingkungannya, hal sensitif yang dapat
mempengaruhi aspek-aspek lain dalam kehidupan. Dalam hal sosial dan budaya, TIK
memberikan dampak yang tak sedikit, baik dampak positif maupun negatif. Dampak
positif diantaranya adalah:
1. Informasi yang ada di
masyarakat dapat langsung dipublikasikan dan diterima oleh masyarakat.
Sumber informasi tidak hanya berasal
dari satu orang saja. Dalam masyarakat, semua orang dapat menjadi sumber
informasi. Setiap orang dapat saling bertukar informasi satu sama lain.
Informasi itu pun menyebar sampai kepada seluruh lapisan masyarakat dengan
cepat melalui media-media TIK yang ada.
2. Hubungan sosial antar
masyarakat dapat berlangsung dimana saja dan kapan saja.
A berada di kota Bandung dan B
berada di kota Makassar. Mereka berkomunikasi melalui ponsel. Mereka saling
mengabarkan kondisi satu sama lain dan saling bertukar cerita. Itulah sedikit
gambaran pemafaatan TIK dalam hubungan interaksi sosial. Walaupun berjauhan dan
berada dalam zona waktu yang berbeda, mereka tetap dapat berkomunikasi dan
saling bertukar informasi.
3. Sosialisasi kebijakan
pemerintah dapat lebih cepat disampaikan kepada masyarakat.
Peraturan pemerintah serta
kebijakannya dapat keluar pada waktu yang tidak dapat diprediksi. Masa
berlakunya pun kadang bersifat tentatif. Masyarakat pun sering dibingungkan
oleh masalah ini. Karena keterlambatan info, masyarakat dirugikan oleh hal ini.
Oleh karena itu, publikasi kebijakan serta peraturan pemerintah memerlukan
media TIK, misalnya televisi, radio dan internet. Dengan begitu, masyarakat
dapat dengan mudah dan cepat mengetahui peraturan dan kebijakan pemerintah yang
sudah maupun baru keluar.
4. Tumbuhnya sikap
percaya diri dan motivasi tinggi.
Masyarakat memiliki rasa percaya
diri yang tinggi dengan adanya TIK. Hal ini dibuktikan dari fakta-fakta yang
ada di dunia maya, misalnya jejaring sosial. Mereka berani tampil secara
terbuka, baik kepada orang yang dikenalnya bahkan yang tidak kenal sama sekali.
Mereka mengekspos pribadinya dengan memberikan informasi-informasi yang sedang
terjadi, baik itu penting atau tidak. Mereka berlomba-lomba untuk mendapatkan
dan menyampaikan info terkini, hal ini juga dapat memperlihatkan tingkat
kompetensi antar individu pun semakin besar.
5. Adanya “share” budaya
antar daerah.
Kebudayaan dimiliki oleh setiap
kelompok dari setiap daerah dalam setiap bangsa. Tidak hanya dengan penampilan
atau pertunjukkan saja budaya itu dipublikasikan. Dengan TIK pun, antar
kelompok masyarakat dapat menyampaikan kebudayaan yang dimiliki oleh
masing-masing untuk kemudian dipelajari dan dilestarikan. Tidak hanya dalam
satu Negara, tetapi dapat juga antar Negara.
Adapun dampak negatifnya antara lain
adalah:
1. Timbulnya jenis
kejahatan baru.
Kejahatan yang timbul antara lain
penipuan, pencurian nomor kartu kredit, pornografi, pengiriman email sampah
(spam), pengiriman virus, penyadapan saluran telepon, memata-matai aktivitas
seseorang (spyware), dan mengacaukan trafik jaringan. Kejahatan-kejahatan ini
sulit dideteksi karena dikerjakan dengan fasilitas TIK, salah satunya internet.
2. Maraknya perilaku
menyimpang yang terjadi di kalangan masyarakat pada umumnya dan remaja pada
khususnya.
Perilaku menyimpang disebabkan oleh
merosotnya moral yang ada di masyarakat. Kurangnya filterisasi akan informasi
serta budaya yang diterima dari TIK menjadi faktor pokok timbulnya permasalahn
ini. Hal yang seharusnya salah justru dibenarkan dan yang benar justru
disalahkan. Perilaku yang melawan norma yang ada di masyarakat pun kian
merebak, tak hanya pada kalangan remaja atau pelajar saja yang memang masih
labil, tetapi juga pada masyarakat “dewasa”.
3. Menurunnya tingkat
kepercayaan kepada lingkungan sekitar.
Kemudahan akses informasi semakin
melemahkan rasa percaya pada orang-orang sekitar. Banyak orang justru lebih
men-”dewa”-kan internet (khususnya) untuk mencari informasi dibandingkan
bertanya langsung pada orang sekitar yang secara umum mengetahui. Atau bahkan
mereka pun kadang sudah sulit sekali percaya pada polisi lalu lintas untuk
menanyakan jalan sekalipun. Rasanya kalau tidak “googling” tidak afdol.
4. Kurangnya ruang
privasi.
Hadirnya situs-situs jejaring sosial
tidak hanya membantu untuk menghubungkan individu yang satu dengan yang lain
atau dengan kelompoknya. Layanan ini memberikan penggunanya kebebasan untuk
membuka diri dan melihat-lihat info serta privasi orang lain. Privasi bukan
lagi menjadi barang mahal.
5. Masuknya budaya asing
yang kurang baik dan tidak difilter.
Banyak budaya asing, baik penampilan
maupun gaya hidup, yang masuk ke kelompok-kelompok masyarakat. Tidak hanya
budaya baik yang ada, tetapi budaya yang kurang baik pun dapat masuk dan lambat
laun apabila tidak difilter secara dini, budaya tersebut bukannya membangun
tapi malah justru mengerogoti budaya asli yang ada di kelompok tersebut.
6. Meningkatnya angka
pengangguran.
Masalah yang satu ini sangat menarik
perhatian. Kini, teknologi seolah-olah menggantikan manusia dalam segala
bidang, termasuk pekerjaan. Kreatifitas manusia pun menjadi tumpul. Mereka
menjadi tergantung akan teknologi. Hampir semua pekerjaan dilakukan oleh
mesin-mesin otomatis. Sehingga makin banyak pengangguran karena tenaga mereka
tergantikan oleh mesin-mesin otomatis tersebut.